Rabu, 10 Agustus 2016

Sosial





Operasi Gabungan Guna Mengurangi Kriminalitas



 (27/05), Operasi Gabungan Terdiri dari Dinas Perhubungan ( Dishub), Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL PP), dan Polisi. Program Pemerintah ini di adakan setiap Bulan di Jakarta.
Operasi gabungan ini bertujuan untuk tertib lalu lintas, selain itu operasi gabungan untuk mengantisipasi kekerasan yang terjadi di jalan raya ibu kota, karena akhir-akhir ini meningkatnya tindakan kriminalitas seperti pembegalan kendaraan bermoto.
“Kalo Untuk Menggangu Tidak, justru Bagus Dengan Kegiatan Seperti itu Karena Pembegalan Sudah sangat Marak. Sejauh Ini Saya Tidak ada Masalah Terhadap Razia, Baik dalam Urusan Surat-surat Kendaraan Maupun Yang Lainnya,” Ungkap Pak Harianto Salah satu Driver Gojek 24/05/16.
Meskipun Pembegalan Menjadi Target Utama di adakannya kegiatan ini.  DISHUB Juga Akan Menindak Pengendara Yang Tidak Membawa Kelengkapan Motor seperti Surat ijin Mengendara (SIM). Jika Pengendara Melanggar Terpaksa Aparat Akan membuat Surat Bukti Pelanggaran atau Surat Tilang.
Kota Besar Seperti Jakarta Razia Menjadi Momok Tersendiri Bagi Pengendara Motor Bahkan Tidak Jarang Ada Yang Ketakutan Memutar Balik Kendaraan saat Ada Kegiatan Semacam Ini Sehingga Tidak Jarang Membahayakan dirinya Sendiri. (Erfani)


Sosial



           POLISI TINGKATKAN OPERASI GABUNGAN



(26/05/16) Jakarta- Untuk Meminimalisir Aksi Pembegalan, Kekerasan, dan Tindak Kejahatan. Dinas Perhubungan (DISHUB) Gencar Menggelar Aksi Operasi Gabungan Setiap Bulan di Jakarta
DISHUB merazia para pengendara motor yang ada di Jakarta,factor yang mendorong adanya rutinitas itu  Untuk mencegah adanya aksi kekerasan seperti pembegalan
Seperti yang di katakan oleh anggota DISHUB  kemaren (24/05). Kegiatan Kami Adalah melaksanakan operasi gabungan bersama dengan Aparat yang lain untuk membuat Jakarta aman dan Tertib dari Yang namanya Pembegalan,
 “Kalo Untuk Menggangu Tidak, justru Bagus Dengan Kegiatan Seperti itu Karena Pembegalan Sudah sangat Marak. Sejauh Ini Saya Tidak ada Masalah Terhadap Razia, Baik dalam Urusan Surat-surat Kendaraan Maupun Yang Lainnya,” Ungkap Pak Harianto Salah satu Driver Gojek
Aksi kekerasan diakibatkan Karna perekomonian di Indonesia yang tidak berimbang dengan pertumbuhan penduduk yang membludak,Ini tugas pemerintah untuk membuat Lapangan Pekerjaan yang luas sehingga masyarakat Indonesia mempunyai penghasilan setiap Bulannya Dan mencegah Masyarakat membuat jalan pintas dengan Aksi kekrasan

Sosial



POLISI TINGKATKAN OPERASI GABUNGAN

(26/05/16) Untuk Meminimalisir Aksi Pembegalan, Kekerasan, dan Tindak Kejahatan. Dinas Perhubungan (DISHUB) Gencar Menggelar Aksi Operasi Gabungan Setiap Bulan di Jakarta 
“Setiap Bulan Kami Melakukan Operasi Gabungan Yang  Terdiri dari DISHUB, Satuan  Polisi  Pamong Praja (POL PP), dan Polisi. Karna Maraknya Pembegalan  dan Kekerasan Yang Terjadi,” Ungkap Hardiansah Anggota DISHUB( Selasa, 24/05)
Dengan Tingginya Kriminalitas  Kota Metropolitan Seperti Jakarta, Aparat Memang Merasa Perlu Untuk Turun Ke jalan Untuk Melihat  Keadaan,  di Samping Menjaga Keamanan sebagai Prioritas.
Bukan Hanya Itu, Aparat Juga Akan Menangkap Pengendara Yang Tidak Membawa Surat-surat Berkendara seperti Surat Ijin Mengendara (SIM) Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Helm Aparat Tidak Segan-Segan menilang Jika ada Pengendara yang Terbukti Melanggar Aturan (Erfani)

Politik

Dampak MEA
 
11.08.16 Program Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) akan mulai diberlakukan akhir tahun ini. Apa dampaknya bagi kamu, wahai kaum profesional di Indonesia?

Kamu harus bisa bersaing dengan tenaga asing dari sesama negara Asia Tenggara yang memiliki skills dan kemampuan seperti dirimu. Jadi, kalau kamu tidak mampu atau kalah bersaing, bersiaplah dan asah kemampuanmu dari sekarang. 

"Ada Beberapa profesi yang akan terkena dampak kebijakan pasar bebas, diantaranya INsinyur, Arsitek,Akuntansi Dll," Ungkap Yusuf Mahasiswa BSI.
  masing-masing profesi telah menetapkan standar dan kompetensi yang diperlukan di kancah ASEAN.
Jika sudah berlaku, Indonesia akan menerima tenaga kerja dari ASEAN untuk profesi-profesi ini, begitu juga sebaliknya. (ERfani
:

politik

Mahasiswa harus siap mengahadapi MEA

11.08.16 Kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan tenaga kerja ini mengakibatkan sejumlah posisi penting di perusahaan-perusahaan terpaksa dijabat oleh tenaga kerja asing. Indonesia kekurangan tenaga kerja hingga 17 persen untuk menjabat sebagai manajer junior dan 50 persen untuk menjabat sebagai manajer berpengalaman.

Generasi muda perlu dibekali kompetensi keahlian agar bisa menjadi pemimpin di negerinya sendiri. Pertanyannya, bagaimana cara yang baik untuk mematangkan kompetensi generasi muda ini?

Sistem pendidikan yang baik adalah jawabannya. Guna menjawab tantangan era ini, ada baiknya kita menilik sistem pendidikan negara maju seperti Amerika yang terbukti sudah melahirkan banyak sekali inovator muda dunia dari masa ke masa.

 mahasiswa-mahasiswa di Indonesia masih banyak yang menyukai ilmu-ilmu humaniora. Sehingga kompetisi di dunia internasional tertinggal dari mahasiswa-mahasiswa dari negara lain. Erfani)

Politik

Indonesia perlu meningkatkan kompetensi SDM agar bisa bersaing di era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA)

11/08/16 Lulusan teknik banyak dicari industri dunia kerja karena beberapa faktor. Salah satunya karena mereka mempelajari hal yang khusus dan siap kerja setelah mereka lulus.

"Kurikulum jurusan teknik itu memang dirancang untuk siap kerja. Kemampuan mereka spesifik, dalami yang itu saja, jadi punya keahlian khusus. Perusahaan itu mencari mereka yang sudah siap kerja contohnya seperti engineering," kata  Pengajar  saat berbincang dengan Saya Rabu (3/8/2016).

Data lain dari Biro Statistik Tenaga Kerja Amerika Serikat mengungkapkan pada 2018 nanti hampir 30 pekerjaan strategis memerlukan tenaga kerja dengan keterampilan yang memadai di bidang Science Technology Engineering Arts and Math (STEAM). Data National Science Foundation (2007) menyebutkan dalam 10 tahun ke depan, 80% lapangan pekerjaan akan membutuhkan kemampuan kompetensi yang berbasis pada STEAM.

Pendidikan

Sisi Baik Dan Buruknya Penerapan Full Day School

(11/08/16) wacana penerapan perpanjangan jam sekolah atau full day school oleh Mendikbud Muhadjir Effendy dinilai banyak membawa dampak merugikan ketimbang manfaat yang bisa diambil. Hal itu jika pendidikan dilihat secara utuh dengan memperhatikan kultur dan kondisi objektifnya di berbagai daerah di Tanah Air.

"Sisi maslahatnya pasti ada tapi mudaratnya lebih banyak," ungkap ust hakim guru ngaji.

Pandangan senada juga diungkapkan Ketua RT di Cipinang Kebembem pak Uslan. Ia berharap Kemendikbud melakukan riset secara utuh terhadap wacana kebijakan itu. Menurutnya, tak semua orang tua bekerja di luar rumah. Sehingga, penerapan full day school justru bisa mengganggu intensitas interaksi anak dengan orang tua dan teman di lingkungan tempat tinggal

"Soal waktu belajar,  tidak banyak menjadi masalah. Keberagaman kondisi anak, orang tua dan masyarakat sudah terfasilitasi dengan model pembelajaran yang beragam: ada yang 'normal' dan ada yang full day school. Sehingga orang tua diberikan keleluasaan untuk memilih (Erfani)

Pendidikan

Serba Serbi Wacana Full Day School
(11/08/16) Wacana Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy untuk memperpanjang jam sekolah bagi para siswa hingga sepanjang hari disambut beragam oleh siswa dan orangtua.
Dari sisi siswa, banyak yang menolak karena mengaku lelah. Andaipun setuju, harus disertai syarat tertentu.
Misalnya saja Hanna Mardiyah, siswi SMAN 6 Jakarta. Dia menolak wacana tersebut karena sekolah sepanjang hari akan membuatnya stres dan malah tidak mampu menyerap pelajaran.
"Enggak setuju karena waktu belajar yang lama juga tidak efektif. Otak kita butuh istirahat," ujarnya saat berbincang dengan kami, Senin (18/8/2016).
 
Adapun salah satu orangtua juga ada yang menyambut baik. Ibu Suparno, warga Kelurahan Pulo, Kebayoran Baru yang anaknya sekolah di SMPN 12 dan SD Raudhatul Ulum justru meminta agar kegiatan di sekolah sampai sore.
"Setuju sih kalau anak diisi kegiatan yang berguna. Karena anak kan pulang siang supaya sorenya bisa les sama ngaji, mereka tetep butuh les apalagi yang mau ujian nasional," kata Ibu Suparno.
Sementara penolakan datang dari Arofah Supandi, yang anaknya baru masuk SD. Arofah mengatakan, pada usia sekolah, anak perlu bermain. Sebab, mereka tak bisa dipaksa terus-terusan belajar.( Erfani)

Pendidikan

Usulan Baru Kemendikbud


(11/08/16) Gagasan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang baru ini segera menjadi polemik dan perbincangan hangat di masyarakat.

Sebagian masyarakat mendukung, tetapi banyak yang mempertanyakan urgensi dari kebijakan ini jika nanti benar-benar direalisasikan, mengingat kondisi geografis dan fasilitasnya sangat beragam, dari Sabang sampai Merauke 


"Kami sangat setuju dengan program "satu hari penuh sekolah" yang di keluarkan oleh Kemendikbud." ungkap masyarakat yaitu  pak andri

Sebelum kebijakan ini direalisasikan menurut Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan harus memperhatikan kesiapan fasilitas dan kesiapan seluruh komponen di sekolah serta kesiapan program-program pendidikan.

Kegiatan belajar dan mengajar tidak hanya di dalam kelas,  juga di luar kelas diselingi dengan permainan yang masih mengandung unsur pendidikan dan pembentukan karakter biar berfariasi (Erfani)

ekonomi

(11/08/16) Tanggapan Masyarakat terhadap Tingginya Harga Daging




daging sapi beku milik pemerintah kurang diminati oleh masyarakat.
Inilah yang menjadi salah satu penyebab harga daging sapi masih mengalami kenaikan.

Akibatnya daging sapi beku sepi peminat, tidak laku.
konsumen juga cenderung ragu dengan higienitas daging beku.
Karena minimnya informasi tentang waktu pemotongan dan tata cara pemotongan yang membuat konsumen ragu untuk membeli daging beku tersebut.
Selain itu,  daging sapi beku juga cenderung merugikan pedagang pasar tradisional.
Karena pedagang tidak mempunyai lemari pendingin untuk menyimpan daging sapi beku.

"Jika dijual secara terbuka daging sapi beku hanya tahan maksimal 3 jam saja. Lebih dari itu akan mencair, dan merusak kualitas daging," ucap Abdullah.di pasar enjo jakarta

Karenanya, Abdullah meminta kepada pemerintah untuk mensosialisakan asal mulai daging beku ini, sehingga masyarakat bisa memahami dan berminat untuk membeli.
Ia juga meminta kebijakan pemerintah jangan hanya jangka pendek seperti jika harga daging sapi naik baru lakukan impor dan operasi pasar.


Ekonomi

               Harga Daging Tidak Mau Turun

(11/08/16) Harga daging masih mahal. harga daging sapi di pemotongan untuk karkas Rp 88 ribu per kg.Harga di potongan masih harga kemarin. Sekarang jual masih Rp 120 ribu per kg. Belum ada penurunan,tidak tahu sebabnya. Apakah langka atau apa. Sebagai pengecer tidak tahu, tapi kenyataan masih sekian," kata bu suryani kepada saya ketika di Pasar Injo Jakarta, Jumat (10/08/2016). 

"‎Tidak pengaruh itu daging beku. Tetap saja, dari jagalnya sudah mahal," ujar dia
.
Selain itu, dia mengatakan ‎tingginya harga daging karena pola konsumen yang lebih menyukai daging segar. Oleh karenanya, permintaan terhadap daging segar tak berkurang kendati pemerintah mengguyur dengan daging beku.

"Tetap milih daging segar, walaupun ada daging beku. Makanya kemarin paling mahal sempat Rp 130 ribu per kg," ujar dia.(Erfani)


Kriminal

                   Sudut Pandang Masyarakat terhadap  Sambudi

(11/08.16) Guru yang seharusnya dilindungi dan dihormati, di negeri ini tampaknya jauh panggang dari api. Selain ada kewajiban mengajar, ada juga kewajiban mendidik siswa menjadi baik. Bukankah pendidikan itu memanusiakan manusia? Lantas, hanya karena cubitan seorang guru harus diperkarakan di sidang pengadilan? Sampai-sampai Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Jatim, mengatakan penyidangan terhadap Sambudi tersebut di luar akal sehat.kejadian pencubitan itu bermula ketika Sambudi menghukum beberapa siswa SMP Raden Rahmat, Balungbendo, Kabupaten Sidoarjo, karena tidak melakukan kegiatan salat Dhuha. Dijelaskan, kegiatan tersebut merupakan kebijakan sekolah untuk menumbuhkan sikap bertaqwa kepada siswanya.
"saya sebagai orang tua akan memaklumi jika seorang guru itu mencubit siswa dan memakluminya dengan kesalahan guru, semua yang di lakukan guru pasti demi kebaikan siswa." Ujar  pak fajar.(Erfani)

Kriminal

(11/08/16) Tanggapan Para Guru Terhadap Kasus Sambudi

Ratusan guru yang tergabung dari PGRI (Persatuan Guru Republik Indonesia) menggelar aksi solidaritas dukungan pembebasan terhadap Moh Sambudi (50), pelaku dugaan pencubitan terhadap Syafiraf Sanjani (15), yang sudah i menjalani sidang tuntutan di Pengadilan Negeri (PN) Sidoarjo, Selasa (28/06/2016).

Sambil berorasi, ratusan guru ini melakukan longmarch dari alun-alun hingga Pengadilan Negeri Sidoarjo dan membentangkan sepanduk yang bertuliskan kecaman terhadap korban pencubitan. Dalam orasinya, ratusan guru ini juga meminta agar Moh Sambudi dibebeaskan dari tuntutan.

" Meskipun Saya Guru di jakarta, saya sangat miris melihat insident yang terjadi pada pak Sambudi di sidoarjo. seharunya jika terjadi kesalahpahaman antara murid dan guru sebaiknya di selesaikan secara musawarah bukan secara hukum." ungkap pak harianto guru SD di jakarta

Kriminal

Berikut Tanggapan Masyarakat dan Mahasisiwa terkait Sambudi

(11/08/16) Sidang vonis terhadap samhudi guru di Sidoarjo yang dipidanakan karena mencubit muridnya Kamis pagi di warnai demonstrasi para guru menuntut hakim pengadilan negeri Sidoarjo membebaskan samhudi puluhan guru yang datang ke pengadilan negeri Sidoarjo membentangkan spanduk berisi kecaman terhadap kriminalisasi profesi guru menurut mereka apa yang dilakukan samhudi untuk mendidik muridnya selain mendesak hakim demonstran menyemangati para guru agar tidak kendur dalam mendidik murid

"Saya tidak setuju kalo Hanya guru mencubit siswa di hukum, siswa di cubit itu pasti ada sebabnya. jadi, tidak semena-mena main hakim sendiri. intinya saya tidak setuju." ungkap oktafiani mahasiswi BSI di Jakarta.
Samhudi adalah guru di SMP Sidoarjo yang di laporkan Yuni Kurniawan ke polres Sidoarjo karena mencubit anaknya sebelumnya Yuni sudah melaporkan kejadian ini ke pihak sekolah namun tidak di tanggapi hingga berujung pelaporan kepada polisi (Erfani)


Ekonomi

(10/08/16.) daging sapi impor segera hadir di Indonesia dalam waktu dekat.

Ada beberapa negara yang bakal menjadi pemasok daging sapi sehingga harga dalam negeri dapat terkendali dari saat ini yang mencapai lebih dari Rp 100 ribu per kilogram (kg).

"Ya segera masuk daging dari India. Ada dari Meksiko, Argentina, Brasil, Spanyol, kita buka," kata  Ichsan Lutsi mahasiswa BSI, Jakarta, Rabu (10/8/2016)


Banyak negara yang menjadi pemasok daging impor tersebut untuk menghindari monopoli. "Diversifikasi sumber. Kalau satu sumber saja itu monopoli. Ya pasti dengan demikian ada keseimbangan harga," lanjut dia.

"Jadi, saya juga menyarankan mereka yang masih memiliki stok daging, lepas saja di pasar dan jangan main, karena kita akan guyur. Kita tidak ada kekhawatiran untuk itu," tegas dia.

 menurut  Enggar menteri perdagangan di TV, Ia tidak mengungkapkan jumlah daging yang akan masuk ke Indonesia, termasuk daerah dan waktu kedatangan. Semua itu sudah diserahkan ke Bulog.

"Ya kalau dengan daging yang ada, ada kestabilan harga menurun secara bertahap, menuju Rp 80 ribu Insya Allah," pungkas dia ( Erfani).