Kamis, 24 Mei 2018

Reformasi dan surat kabar

20 tahun sejak bergulirnya reformasi. Melenceng dari sekat-sekat politik,ekonomi, kesenjangan sosial, ataupun utang negara yang semakin membengkak, penting untuk di ketahui bagaimana perkembangan surat kabar Indonesia sebagai the fourth estate atau kekuatan keempat setelah eksekutif,legislatif, dan yudikatif.

Sebagai penyambung lidah rakyat, surat kabar sangatlah penting bagi kehidupan. Surat kabar menjadi mata dan telinga masyarakat dalam mensajikan informasi publik. Baik untuk hiburan,pendidikan, perekat sosial atau berita tentang parlemen. Bisa di bayangkan kalau surat kabar tidak ada atau seiring waktu terancam pembredelan. Mungkin kasus proyek E-KTP  terdakwa Novanto T.L.( tiang listrik) takkan pernah terungkap karena sistem otoriter yang membelenggu surat kabar indonesia seperti pada orde baru.


Tahun 1998 menjadi periode bersejarah bagi persurat kabaran indonesia. Setelah Suharto tumbang, berselang 2 tahun ke  2000, ada sekitar 1800-2000 surat kabar yang terbit (WWW.Undp.or.id). Hal ini menjadi prestasi tersendiri di bandingkan era sebelumnnya, selama 32 tahun orde baru hanya menerbitkan 300 SIUPP ( surat izin usaha penerbitan pers).

sejak itulah  reformasi bangkit. dimanaa kebebasan berpendapat mendapat ruang tersendiri, dan surat kabar dapat menaik cetakkan apa saja, baik kritik, kecaman atai sentilan sentilun kepada pemerintah.

Ada empat tugas dasar yang harus di emban oleh pesurat kabaran Indonesia setelah masuk era reformasi. Diantaranya sebagai  Informan, almamater/pendidikan, perekat sosial, dan entertaimen/hiburan. Tak hanya itu, surat kabar juga harus patuh terhadap kode etik yang berlaku sebagai etika dalam menjalankan tugasnya.

Patut di syukuri 20 tahun berjalannya reformasi yang memberikan ruang kebebasan untuk surat kabar. Meskipun surat kabar belum sempurna karena tarik ulur kepentingan, terciptanya  hoax dan vulgarnya berita sadistis. Tapi surat kabar adalah patriot dari doktrin  yang membabi buta.






Senin, 27 Maret 2017

Miss Indonesia datangi KPK

Foto Irfan Kaizan.






                                                     Miss Indonesia datangi KPK


Para finalis Miss Indonesia tahun 2017 sowan ke gedung Komisi Pemberantasan Korupsi Senen, 27 maret 2017. rombongan Miss Indonesia ini di temani oleh Putri Wisnu Wardani selaku ketua dewan pembina yayasan putri Indonesia. Muriati Sudibyo, kondak dari Mustika Ratu TBK, dan yayasan Putri Indonesia. Basaria Panjaitan, dan terakhir pemegang mahkota Miss Indonesia 2016, Sintia Rosi Puspita.
kedatangan ini tidak lain adalah bentuk kerja sama antara KPK dengan yayasan Miss Indonesia  untuk mensosialisasikan apa itu korupsi kepada para finalis agar tidak  menjadi pelaku tindak pidana korupsi ataupun korban karena ketidak tahuannya.

" Para finalis datang untuk mengetahui apa itu korupsi agar tidak menjadi pelaku, korban, atau turut membantu pihak-pihak suatu kasus tindak pidana korupsi." tutur Basaria Panjaitan.

ketika jumpa Pers, Basaria Panjaitan juga menegaskan bahwa putri Indonesia ini juga akan menjadi agen perubahan serta duta anti korupsi di daerahnya masing-masing.

" tujuan yang paling penting putri Indonesia datang ke sini akan menjadi agen perubahan dan duta anti korupsi di daerah mereka masing-masing." tuntasnya.

dengan terjalinnya kerja sama yang sudah berlangsung lima tahun ini, setiap Putri yang terpilih menjadi Miss Indonesia akan menjadi duta KPK. namun juga di jelaskan bahwa  Miss Indonesia dari 34 provinsi itu juga akan di funggsikan sebagai penyampai program KPK di daerahnya. (Erfani)




Rabu, 10 Agustus 2016

Sosial





Operasi Gabungan Guna Mengurangi Kriminalitas



 (27/05), Operasi Gabungan Terdiri dari Dinas Perhubungan ( Dishub), Satuan Polisi Pamong Praja (SATPOL PP), dan Polisi. Program Pemerintah ini di adakan setiap Bulan di Jakarta.
Operasi gabungan ini bertujuan untuk tertib lalu lintas, selain itu operasi gabungan untuk mengantisipasi kekerasan yang terjadi di jalan raya ibu kota, karena akhir-akhir ini meningkatnya tindakan kriminalitas seperti pembegalan kendaraan bermoto.
“Kalo Untuk Menggangu Tidak, justru Bagus Dengan Kegiatan Seperti itu Karena Pembegalan Sudah sangat Marak. Sejauh Ini Saya Tidak ada Masalah Terhadap Razia, Baik dalam Urusan Surat-surat Kendaraan Maupun Yang Lainnya,” Ungkap Pak Harianto Salah satu Driver Gojek 24/05/16.
Meskipun Pembegalan Menjadi Target Utama di adakannya kegiatan ini.  DISHUB Juga Akan Menindak Pengendara Yang Tidak Membawa Kelengkapan Motor seperti Surat ijin Mengendara (SIM). Jika Pengendara Melanggar Terpaksa Aparat Akan membuat Surat Bukti Pelanggaran atau Surat Tilang.
Kota Besar Seperti Jakarta Razia Menjadi Momok Tersendiri Bagi Pengendara Motor Bahkan Tidak Jarang Ada Yang Ketakutan Memutar Balik Kendaraan saat Ada Kegiatan Semacam Ini Sehingga Tidak Jarang Membahayakan dirinya Sendiri. (Erfani)


Sosial



           POLISI TINGKATKAN OPERASI GABUNGAN



(26/05/16) Jakarta- Untuk Meminimalisir Aksi Pembegalan, Kekerasan, dan Tindak Kejahatan. Dinas Perhubungan (DISHUB) Gencar Menggelar Aksi Operasi Gabungan Setiap Bulan di Jakarta
DISHUB merazia para pengendara motor yang ada di Jakarta,factor yang mendorong adanya rutinitas itu  Untuk mencegah adanya aksi kekerasan seperti pembegalan
Seperti yang di katakan oleh anggota DISHUB  kemaren (24/05). Kegiatan Kami Adalah melaksanakan operasi gabungan bersama dengan Aparat yang lain untuk membuat Jakarta aman dan Tertib dari Yang namanya Pembegalan,
 “Kalo Untuk Menggangu Tidak, justru Bagus Dengan Kegiatan Seperti itu Karena Pembegalan Sudah sangat Marak. Sejauh Ini Saya Tidak ada Masalah Terhadap Razia, Baik dalam Urusan Surat-surat Kendaraan Maupun Yang Lainnya,” Ungkap Pak Harianto Salah satu Driver Gojek
Aksi kekerasan diakibatkan Karna perekomonian di Indonesia yang tidak berimbang dengan pertumbuhan penduduk yang membludak,Ini tugas pemerintah untuk membuat Lapangan Pekerjaan yang luas sehingga masyarakat Indonesia mempunyai penghasilan setiap Bulannya Dan mencegah Masyarakat membuat jalan pintas dengan Aksi kekrasan

Sosial



POLISI TINGKATKAN OPERASI GABUNGAN

(26/05/16) Untuk Meminimalisir Aksi Pembegalan, Kekerasan, dan Tindak Kejahatan. Dinas Perhubungan (DISHUB) Gencar Menggelar Aksi Operasi Gabungan Setiap Bulan di Jakarta 
“Setiap Bulan Kami Melakukan Operasi Gabungan Yang  Terdiri dari DISHUB, Satuan  Polisi  Pamong Praja (POL PP), dan Polisi. Karna Maraknya Pembegalan  dan Kekerasan Yang Terjadi,” Ungkap Hardiansah Anggota DISHUB( Selasa, 24/05)
Dengan Tingginya Kriminalitas  Kota Metropolitan Seperti Jakarta, Aparat Memang Merasa Perlu Untuk Turun Ke jalan Untuk Melihat  Keadaan,  di Samping Menjaga Keamanan sebagai Prioritas.
Bukan Hanya Itu, Aparat Juga Akan Menangkap Pengendara Yang Tidak Membawa Surat-surat Berkendara seperti Surat Ijin Mengendara (SIM) Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) dan Helm Aparat Tidak Segan-Segan menilang Jika ada Pengendara yang Terbukti Melanggar Aturan (Erfani)

Politik

Dampak MEA
 
11.08.16 Program Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) akan mulai diberlakukan akhir tahun ini. Apa dampaknya bagi kamu, wahai kaum profesional di Indonesia?

Kamu harus bisa bersaing dengan tenaga asing dari sesama negara Asia Tenggara yang memiliki skills dan kemampuan seperti dirimu. Jadi, kalau kamu tidak mampu atau kalah bersaing, bersiaplah dan asah kemampuanmu dari sekarang. 

"Ada Beberapa profesi yang akan terkena dampak kebijakan pasar bebas, diantaranya INsinyur, Arsitek,Akuntansi Dll," Ungkap Yusuf Mahasiswa BSI.
  masing-masing profesi telah menetapkan standar dan kompetensi yang diperlukan di kancah ASEAN.
Jika sudah berlaku, Indonesia akan menerima tenaga kerja dari ASEAN untuk profesi-profesi ini, begitu juga sebaliknya. (ERfani
:

politik

Mahasiswa harus siap mengahadapi MEA

11.08.16 Kesenjangan antara kebutuhan dan ketersediaan tenaga kerja ini mengakibatkan sejumlah posisi penting di perusahaan-perusahaan terpaksa dijabat oleh tenaga kerja asing. Indonesia kekurangan tenaga kerja hingga 17 persen untuk menjabat sebagai manajer junior dan 50 persen untuk menjabat sebagai manajer berpengalaman.

Generasi muda perlu dibekali kompetensi keahlian agar bisa menjadi pemimpin di negerinya sendiri. Pertanyannya, bagaimana cara yang baik untuk mematangkan kompetensi generasi muda ini?

Sistem pendidikan yang baik adalah jawabannya. Guna menjawab tantangan era ini, ada baiknya kita menilik sistem pendidikan negara maju seperti Amerika yang terbukti sudah melahirkan banyak sekali inovator muda dunia dari masa ke masa.

 mahasiswa-mahasiswa di Indonesia masih banyak yang menyukai ilmu-ilmu humaniora. Sehingga kompetisi di dunia internasional tertinggal dari mahasiswa-mahasiswa dari negara lain. Erfani)